Selasa, 26 April 2011

dimana si nenek tua

nenek tua berpayung lusuh

berjalan antara kalumbuk sampai anduriang

pinggiran lubuk lintah di lewati tanpa alas kaki

mengelabui mata sang dermawan



panas, hujan dan badai meraba raba dirinya

dengan baju tipis ia kuyup

tangannya menggigil

sampailah kaus kaki yang menhangatkan tangan tua itu



sekarang dimanakah ia

hingga tersirat di hati ku ingin menemuinya

nenek tua berpayung lusuh

dimanakah engkau

hingga tiada kabar ku dengar dari angin yang bertiup



nenek tua berpayung lusuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tuliskan kritik dan saran serta pertanyaan yang membangun.