Minggu, 31 Oktober 2010

KISRUH UDARA

bayu terus saja melayang , dia tidak pernah mengacuhkan sahabatnya yang bekerja. setelah badai tadi malam semua sarang burung ikut hancur bersama tumbangnya pohon. tito adalah satu dari sepuluh burung yang terluka. sayapnya terkilir malam itu tertabrak motor yang melaju kencang saat badai. semua burung membicarakan bayu yang melayang dengan riang.
" apa yang di pikirkannya ?" celoteh salah satu burung yang kesal melihat bayu . hari hampir gelap para burung sudah selesai membuat sarang . kini tinggallah bayu dan tito , mereka belum ada sarang untuk di tinggali. di TV di  beritakan akan ada angin badai yang sangat kuat dari malam kemaren. bayu bergegas  terbang mengmpulkan sisa dedaunan . dengan cekatan dedaunan itu sudah terkumpul . kini tinggal menganyam dan selesai. anyaman sarang bayu tinggal setengah dan angin sudah bertiup agak keras. dedaunan yang terkumpul kembali beterbangan. kembali bayu terbang dan mengumpulkannya. sekarang yang telah dianyam yang terbang. tito yang bertenger di dahan yang kuat melipat tanganya. dari awal tidak ada yang mau menolong tito membuatkan sarang.

bayu semakin kesal dengan angin. kawanan burung yang giat bekerja menertawakan bayu.
" rasakan kau bayu " gerang anak burung pipit
bayu mendarat di aspal yang di penuhi dedaunan yang gugur. ia menggepalkan tangannya
" hei anak burung pipit dan kawanan burung bodoh lihatlah rumah ku akan lebih kuat dan tidak akan di terbangkan angin ha ha ha ha"
matahari sudah terbenam dan bayu masih saja bekerja bersama angin yang berhembus kencang. ramalan presenter berita itu benar badai itu pun datang . kawana burung menutup pintu sarang . tito yang masih sakit masih saja melipat kedua sayapnya dan berdo'a
" ya allah kalau memang ajal ku malam ini aku mohon pertemukan aku dengan keluarga ku di utara, kalau memang aku tidak bisa bertemu dengan mereka tolong tunda ajal ku sebentar amiin "
tito yang pasrah memandangi  bayu yang mulai gugup untuk terbang.
" tolong tolooong ,, dasar kawanan sialan tolong aku " teriak bayu
tidak ada satupun burung yang keluar membantu bayu . bayu yang takut melihat sebuah gedung dengan jendela yang terbuka. ia pun terbang kesana dengan terhempa hempa , pandangannya kabur dan bruaaaaaaaaak , ia menabrak jendela yang berkaca kepala bayu berdarah . bayu pun mencoba untuk bangkit tapi naas pecahan kaca tiba tiba jatuh dan menusuk kepalanya. tito yang bertengger terlindungi oleh lebatnya ranting dan daun . ia pun memejamkan mata

Minggu, 17 Oktober 2010

perang di kota sendiri

bumi ku tempat kelahiran ku ranah andalas
lebur sudah di goncang bumi yang menggigil
tanahnya liat pada 30 september 2009
bernyanyi lirih di telinga ku , rintihan orang yang kehilangan harta dan anaknya


ulama berkata semua ini karena kita
kita yang berbuat maka kita yang menuai
sekarang kembali lagi di bangun .... kota andalas
berpacu lagi mencari materi
tapi tangisnya masih bergeming
yang di tangiskan bukan lagi korban tapi mana jatah uang ku untuk pembangunan rumah ku


perang dingin di kota sediri
pejabat kampung berebut untuk korupsi
masyarakat merengek minta bantuan
perang di kota sendiri selalu hadir dalam kisah kisah makhluk