Minggu, 17 Oktober 2010

perang di kota sendiri

bumi ku tempat kelahiran ku ranah andalas
lebur sudah di goncang bumi yang menggigil
tanahnya liat pada 30 september 2009
bernyanyi lirih di telinga ku , rintihan orang yang kehilangan harta dan anaknya


ulama berkata semua ini karena kita
kita yang berbuat maka kita yang menuai
sekarang kembali lagi di bangun .... kota andalas
berpacu lagi mencari materi
tapi tangisnya masih bergeming
yang di tangiskan bukan lagi korban tapi mana jatah uang ku untuk pembangunan rumah ku


perang dingin di kota sediri
pejabat kampung berebut untuk korupsi
masyarakat merengek minta bantuan
perang di kota sendiri selalu hadir dalam kisah kisah makhluk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tuliskan kritik dan saran serta pertanyaan yang membangun.